Thursday, June 4, 2009
saat sebuah keluhan menjadi malapetaka ...
Friday, May 22, 2009
review hari tanpa keluhan
Saturday, May 16, 2009
no complain day
"ternyata semakin recet saja ini orang ... lumayan buat ladang amal ..."
lalu ada komentar gini ...
"gak usah ngeluh :)"
wuih ... komentar diatas cuma 3 huruf plus 1 icon smiley yang mak jleb ... dalem banget bo' ... Saya jadi teringat sama deklarasi saya hampir setahun yang lalu "no complain day" - hari tanpa keluhan ... hhhmmmppphhhh ... ternyata saya mengeluh lagi ... dan ini bukan yang pertama kalinya ...
ck ck ck ...
dan sebuah perubahan memang harus segera dimulai kembali ... dan sejak saat ini saya deklarasikan untuk memulai
Tuesday, April 28, 2009
10 Kepuasan
Dibawah ini adalah 10 Kepuasan yang sering saya alami, nggak ada urutannya, jadinya nggak bisa diprioritaskan, yang jelas, saya sangat puas dengan hal-hal dibawah ini :
Hemat Pangkal Kaya
Kalau misal dalam 1 hari bisa menghabiskan 20K (ini jumlah minimum dengan menu makan yang super iritttt), maka kalo dalam sehari saya bisa sama sekali tidak mengeluarkan uang buat makan, maka itu adalah kepuasan yang tak ternilai harganya. *jangan bilang-bilang sama orang rumah yha ... bisa mampus saya kalo ketahuan melibatkan sektor perut sebagai sektor yang terlibat evisiensi* Contohnya, kemaren sarapan pagi nggak perlu mengeluarkan sepeser pun gara-gara diundang acara ulang tahun Pak Direksi, terus siang-siang titip makan siang malah dibayari trus maksud hati saya ganti ternyata nggak mau. Malemnya, mo makan ketoprak di deket kosan, ternyata nggak jual ... *harusnya saya bisa cari alternatif lain, tapi semangat hemat jauh lebih memacu saya* sukseslah saya dengan hari tanpa mengeluarkan duit ...
Marodut Sitanggang
Kalo ingat tulisan saya yang ini, maka kepuasan saya yang lain adalah saat berhasil menyembunyikan kunci kamar dan kunci kosan si marodut dan mengatakan "nggak tau" setiap si marodut ini nanya. Si Marodut ini hobbynya meninggalkan kunci nyangkut di pintu depan rumah, bego' kalee yha dia ... masa sampe kunci ajah lupa nggak dicabut, padahal sudah dia kunci ... Walaupun pada akhirnya si marodut ini selalu berhasil mendapatkan kuncinya kembali, saya sanggup ketawa terbahak-bahak kalo si Marodut ini nggak bisa masuk rumah dan ketok-ketok pintu sedangkan saya sedang asyik ngompy di kamar .... Indahnya ... Oia, satu lagi, saya juga bahagia minta ampun kalo berhasil pasang volume TV sampe maksimal trus ngebanting pintu waktu marodut lagi betapa di kamar ... *saya cukup beradab sehingga membanting pintu adalah hal yang tabu bagi saya ...* ...
XXX
Every single Man (=lelaki) menurut survey pernah melakukan xxx ini. Jadi nggak perlu saya jelaskan panjang lebar kenapa ini jadi bagian dari kepuasan ...
Say No to You
Biasanya saya jarang untuk bilang "tida", bahkan kok rasanya saya sulit banget untuk mengatakan "tidak" ... Tapi seiring berjalannya waktu, dan didikan dari pendahulu, berhasil juga saya pasang muka jutek pengganti kata "tidak" ... Mau tau kepada sapa saya puas kalo bilang "tidak" ? .... ha ha ha ... rahasia dunk ...
Be Perfect
Kayaknya sudah mendarah daging dalam diri saya, kalo mbuat sesuatu musti 100% perfect, contohnya, kalo buat dokumen apapun itu, sebisa mungkin nggak ada yang salah sampai pada detail-detailnya, sampai ke tanda baca sama penggunaan huruf besar, bahkan kalo perlu author (setting di setiap dokumen MS. Office) kalo perlu diganti juga ... nyusahin seeh emang ... tapi kan saya mo mbuat masterpiece *ceile ...*
Tenagee Night Life
You know what lah ... yang bikin basah-basah biasanya enak ... *udah akhh ... vulgar, bahaya kalo diterusin* pokoknya mah yang ini puas banget ....
Ngetawain Orang
Jangan ditiru kepuasan saya tentang hal yang satu ini, nggak baik ... tapi emang lucu seeh .... misal ada yang jatoh guling2 di depan mata, atau ada yang salah pake sepatu terus udah bolak-balik keluar masuk kantor tapi nggak nyadar juga yha gimana nggak ngakak puas saya ....
Joy with Kretek12
Yang ini sudah nggak diragukan lagi betapa puas nya saya kalo ketawa bareng sama temen-temen ... semakin rame semakin asoy ... dan kayaknya emang nggak cukup dengan tulisan menggambarkan suasana kalo lagi ngumpul ...
Pagi Pagi iRadio
Puas kalo lagi ngetawai Rafiq Poetri diledekin sama pendengar ... atau ngetawain betapa gila-nya dua orang tadi ... Tambah puas kalo bisa dengerin dari awal sampe akhir ... *selama ini jarang bisa dengerin full tanpa interupt ... namanya juga jam kerja yha dipake kerja, bukan dengerin radio*
Dream Contruction
Yang ini mantep neeh ... membayangkan saya 5-10 tahun kedepan sudah pegang mobil punya sendiri, tinggal di rumah sendiri, punya istri sendiri ... trus jalan-jalan tiap 3 bulan sekali keliling dunia, punya anak-anak yang imyut-imyut ... mo barang apa tinggal gesek, pengen apa tinggal teriak ... wwuuiiii .... indahnya ...
So ... apa 10 kepuasan anda ???
Sunday, April 26, 2009
update on april
Sunday, March 29, 2009
teladan sang mantan kapolri
Sesuai dengan jadwal tiap Jumat malem atau Minggu siang, channel televisi yang saya kuasai harus berada di channel no 18, Metro TV. Yang sedang dibahas untuk edisi minggu ini adalah seorang mantan Kapolri yang menjabat dari 1968 hingga 1971 yaitu Pak Hoegeng.
Pastinya generasi sekarang semacam saya ini nggak banyak kenal dengan yang namanya Pak Hoegeng ini. Denger nama hoegeng ajah nggak pernah, apalagi tau seluk beluk kehidupannya. Nama beliau memang kalah pamor kalau dibandingkan dengan Ahma* D*ani sama De*i P*rsik yang banci tampil di infotainment ...
Ada yang menarik dari sisi kehidupan Pak Hoegeng ini. Pertama, saat beliau sebagai seorang Kapolri, beliau masih mau naik sepeda untuk berpatroli atau melakukan penyamaran. Bahkan ketika beliau mengantarkan putrinya ke sekolah dan terjebak kemacetan, beliau dengan senang hati membantu mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Kayaknya teladan semacam ini sudah jarang sekali ditemui. Kedua, beliau tidak pernah mau menerima pemberian dalam bentuk apapun selain memang hak yang diberikan oleh negara. Bahkan sampai pensiun-pun beliau belum memiliki rumah dan mobil. Kapolri kok sampe nggak bisa beli rumah sama mobil itu yha gimana menurut saya ... lha wong kapolsek di deket rumah saya ajah udah punya rumah gedong sama mobil keluaran terbaru ... Saya nggak bilang kapolsek yang saya maksud nggak jujur atau gimana, karena bisa jadi kesejahteraan polisi sekarang udah jauh lebih baik dibandingkan dengan polisi jaman dulu ... amin ..
Ketertarikan saya mengarah pada kesederhanaan dan kejujuran Pak Hoegeng. Hal ini mengingatkan saya kepada sosok yang telah mengalirkan darahnya kedalam tubuh saya. Beliau adalah kakek saya terhormat.
Kakek saya hingga masa pensiunnya tidak memiliki rumah ataupun barang mewah lain seperti mobil atau semacamnya. Padahal beliau adalah pensiunan camat. Awalnya saya merasa ada yang salah dengan pengaturan keuangan kakek saya. Apalagi setelah beliau pensiun, beliau masih memiliki tanggungan anak yang akan melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah tanpa ada tabungan pendidikan. Namun setelah saya coba menelaah kembali kehidupan beliau, disitulah saya menemukan adanya sebuah pencerahan. Kalaupun ada yang salah dengan pengaturan keuangan misalnya terlalu boros dalam membelanjakan uang, maka harusnya saya melihat beragam barang-barang hasil pemborosan tadi. Kakek saya pun bukan seorang pecandu judi yang rela menghabiskan uang belanja di meja judi.
Dari informasi akurat yang saya dapatkan, memang kesejahteraan pejabat pemerintah saat ini dan masa lalu jauh berbeda. Kesejahteraan pegawai negeri saat ini memang sudah jauh lebih baik. Untuk orang-orang yang 'jujur' semacam kakek saya ini, uang gaji bulanan yang diterima hanyalah cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anak. Dan kakek saya tergolong orang yang memprioritaskan pendidikan. Beliau sering berkata pada saya dan cucu-cucunya yang lain, bahwa beliau tidak bisa mewariskan harta benda apa apa karena memang nggak ada, beliau hanya bisa mewariskan ilmu, mewariskan pendidikan yang cukup kepada anak-anaknya.
Dari kesederhanaan tadi, ternyata menghasilkan sebuah hikmah yang luar biasa. Secara financial mungkin beliau tergolong pas-pasan, tapi dari sisi kesuksesan membentuk generasi penerus, beliau sangat luar biasa. Silakan datang ke rumah kakek saya saat acara kumpul keluarga, dan perhatikan sudah jadi apa saja anak-anak dan cucu-cucu beliau sekarang ...
*sebuah dedikasi dan ungkapan syukur yang tak terkira*
Saturday, March 28, 2009
seronok vs tidak seronok
- Busana wanita itu seronok sekali. (sebut saja dengan kalimat pertama)
- Sungguh tidak seronok pakaian yang dia kenakan. (sebut saja dengan kalimat kedua)
Silakan menginterpetasikan kedua kalimat diatas. Pastinya di kalimat pertama akan dipahami bahwa busana wanita itu tidak sopan karena kata seronok identik dengan tidak sopan. Selanjutnya lanjutkan dengan kalimat kedua. Interpetasi kalimat kedua juga akan mengindikasikan pakaian yang tidak sopan. Walaupun telah ditambahkan kata tidak di depan kata seronok. Lantas, berarti penggunaan kata tidak pada kalimat kedua sama sekali tidak berfungsi untuk menjadikan kalimat kedua bentuk negatif dari kalimat pertama. Singkatnya, kata seronok tidak ada bedanya dengan kata tidak seronok.
Mari kita tengok arti kata seronok dalam KBBI on-line ...
se·ro·nok a menyenangkan hati; sedap dilihat (didengar dsb): dl dunia keronggengan ini suara pesinden itu sama-sama -- dan menarik hati;
Inilah salah satu kehebatan orang Indonesia, dimana bisa mengubah makna sebuah kata dimana makna yang terbentuk justru bertentangan dengan arti kata yang telah terdefinisi dalam KBBI. Dan hebatnya lagi, setelah menambahkan kata tidak di depan kata tersebut, kata tersebut sama sekali tidak mengalami pergeseran makna.
seronok = tidak seronok
nah, sekarang coba buatlah kalimat dengan menggunakan kata menyeronokkan dan keseronokan !
ngaku orang Indonesia kok nggak bisa Bahasa Indonesia ...
me·nye·ro·nok·kan v menimbulkan rasa seronok;
ke·se·ro·nok·an n perihal (yg bersifat) seronok