Thursday, January 31, 2008

Hari ini ....

12 jam yang melelahkan ...
12 jam yang menyedihkan ...

Wednesday, January 30, 2008

maafkan saya .... sekali lagi maafkan saya ....

Kesalahan yang entah untuk yang keberapa kalinya ... saya salah klik time untuk close trouble ticket jadinya ada keanehan saat ditarik problem summary. Jadinya durasi waktu problemnya minus. [catatan : kesalahan saya adalah waktu close trouble ticket mendahului waktu open troble ticketnya .... ] ... maafkan saya ....

Lagi ... Entah ini hari keberapa bahasa service saya mulai menghilang dan mulai termakan emosi dan mulai berani ngata-ngatain pelanggan ... [catatan : masih dalam hati dan diluar pembicaraan telepon] ... maafkan saya ....

Sekali lagi, beberapa hari yang lalu saya handle problem tapi gara-gara PC hang, dan minta restart, begitu PC dah restart, saya malah handle yang lain, jadinya sempat terbengkalai untuk waktu yang lumayan lama ... maafkan saya ....

Janji nggak gitu lagi dey ... makanya dukung saya ya ... ketik transvernominalno.rekening saya ... Oia, gaji bulan ini hanya telat 3 hari karena tanggal 25 bulan ini jatuh hari Jum'at, makasih Pak Finance ...

Tuesday, January 29, 2008

good bye ... see U later Sir [part 2]

Pagi ini di iradio dan beberapa televisi swasta masih menyiarkan berita dengan Pak Harto sebagai topik utamanya. Kalau hari senin, diwarnai dengan kilasan kehidupan beliau beserta siaran langsung prosesi pemakaman beliau, maka hari ini yang dibahas lebih ke proses pemakaman senin lalu.

Beliau rupanya cukup berhasil menyita waktu saya. Belakangan saya tak henti mengenang beliau. Sebatas mengenang apa yang saya ingat tentang sosok beliau di masa kecil saya dahulu.

Seingat saya, dimasa pemerintahan beliau, 1 US $ nilainya cuma 2500K, beras harganya cuma 700K dan untuk kwalitas tinggi harganya paling mahal 1000K. Mau cari makan di restaurant atau rumah makan, dengan 20K sudah dipastikan bisa makan sepuasnya sampe mabok. Oia, satu lagi, tiap bulan saya selalu senang kalo diajak ibu saya ambil jatah beras PNS.

Seingat saya, jaman dulu nggak ada demonstrasi, nggak ada huru hara. Berita di TVRI isinya lebih mirip acara archipelago di MetroTV atau Jelajah di TransTV. Dan yang hampir jadi berita di setiap kesempatan adalah saat-saat Pak Harto panen raya, mancing di kepulauan seribu, atau konferensi pers di atas pesawat saat beliau kunjungan ke luar negeri.

Dan seingat saya, saat seorang ketua MPR dengan inisial H mulai menunjuk beliau untuk jadi presiden lagi barulah memory saya terisi oleh Demonstrasi, penjarahan, penembakan, harga-harga yang semakin tak karuan dan sempat diterkam ketakutan saat di daerah Bondowoso dan sekitarnya marak isue ninja yang sedang memburu para kyai untuk ditewaskan. Dan saya juga ingat saat beliau mulai dikhianati oleh para pembantunya. Bahkan yang memberi mandat [manusia inisial H] yang dulu begitu memuja beliau justru berbalik menyerang beliau. Maaf pak H, saya tidak suka dengan anda ... anda nampak begitu bodoh saat menghadapi mahasiswa demonstran ... Harusnya anda yang bertanggung jawab atas semua tragedi 1998, bukan Pak Harto ...


Oia, satu topik yang cukup menarik perhatian saya adalah kepontang-pantingan mbak tutut merawat ayahandanya mulai dari jaman masih berkuasa hingga akhirnya menghadap sang pencipta. Mau tau apa persamaan dan perbedaan mbak tutut dengan ibu saya ?? silakan hubungi saya ...

Monday, January 28, 2008

good bye ... see U later Sir !

Supaya terdengar dramatis ... mohon karya Ismail Marzuki ini dinyanyikan dengan khidmat ...

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapa kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya panti

Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti

Kepergian beliau cukup mengejutkan bagi saya walaupun kabar sakit dan kritisnya kondisi kesehatan beliau cukup lama menjadi headline media di Indonesia. Jujur, saya merasa kehilangan atas meninggalnya beliau, entah apa sebabnya. Bahkan saya sama sekali tidak mengganti channel TV dari MetroTV yang menyiarkan Break!ng News "Selamat Jalan Pak Harto".

Beliau mungkin sama sekali tidak pernah mengenal sosok saya, Saya sendiri pun hanya sesaat menikmati zaman keemasan beliau. Bahkan saya justru lebih banyak menikmati era peralihan dimana banyak resesi dan era reformasi yang hingga saat ini masih belum pulih benar. Namun, sosok beliau seolah sudah lama mengisi kehidupan saya. [catatan : agak berlebihan untuk bagian ini ... ]

Beliau adalah sosok presiden favorit saya yang ke-2 setelah BJ Habibie tentunya. [Catatan : kandidat presiden favorit saya mulai dari Pak Harto sampai SBY, karena saya sama sekali tidak pernah berada di era Pak Karno).

Sudahlah ... beliau pasti saat ini sedang diinterograsi oleh Malaikat Penjaga Kubur untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah beliau sumbangsihkan untuk negeri ini ...

Oia, beliau adalah satu-satunya presiden yang pose tersenyumnya mampu menarik senyum orang yang memilikinya ... tanya ke "pak harto mesem" sebab kalo dah punya "pak harto mesem" maka yang ada cuma mesem-mesem ... [petunjuk : pak harto mesem = 50K warna biru terbitan BI tahun 1995]

Kalau di alam barzah ada internet dan beliau nyasar ke blog saya ini, pesan sayay buat beliau adalah "jawab saja apa adanya pak, tidak perlu terlalu merendah, Allah tahu apa yang sesungguhnya anda kerjakan ... Oia Pak, selamat berkumpul kembali dengan sang belahan jiwa yang terpisah selama beberapa tahun ini, hati-hati di jalan ya pak, sampai jumpa lagi ... semoga kita berjumpa di suatu saat nanti ...didalam dekapan ridho dan maha indah kasihNYA"

Friday, January 25, 2008

java vs english

Suatu malam, seseorang melepon saya dan saya mengikuti alur pembicaraan yang mengalir dengan bahasa java kasar sekasar kasarnya ... cuplikannya ...

*&^&$^%$(*#)_%_^&(*
lawan bicara : lek iso ojo sambatan neng wong liyo ...
saya : iyo bener, ojo nganti wong liyo ngerti serokone awak dewe ...
lawan bicara : [sempat tertahan sebentar kira-kira 5 detik tapi akhirnya mengalir juga] yo bener kuwi, ojo nganti wong liyo ngerti susahe awak dewe ...

Perhatikan kata yang saya cetak tebal dan miring tersebut ... That's the reason why more choose English than Javanese if someone ask me what languange that I want to use to make a conversation. It's means rekoso not seroko and the meaning is hard work or batle us to cacth our dream. So, if thats conversation above translate in english will be :

opposite speaker : never sigh to other people ...
me : thats right, never make the others know our batle to live here ...
opposite speaker : [pause a view seconds] yeah, correct never make the others know our sadness ...

I'm not a javanese people, and I'm not an Indonesian, but I'm International Person .. .. .. adapted from cinca laura

pagi-pagi iradio pagi ini ...

Seperti biasa, kurang lengkap kalo nggak ada gurindam Poetri Suhendro sama M. Rafiq untuk mengawali hari, dan pagi ini topiknya "masuk sekolah pagi jam 06.30".

Banyak orang tua yang resah dan gelisah melihat putra dan putrinya yang menuntut ilmu pagi-pagi sekali untuk ukuran jakarta, namun banyak juga yang tidak merasa keberatan dengan aktifitas pagi anak sekolah yang malas sekali dilakukan olleh orang dewasa.

Dan kalau saya coba kembali ke masa-masa sekolah dulu, terkadang saya masih nggak percaya dengan apa yang saya lakukan dulu demi menuntut ilmu. [catatan : saya bukan seseorang yang haus akan ilmu, apa yang saya lakukan tak lebih dari hanya menunaikan kewajiban saya ... he he he ]

SD kelas 4 saya masuk kelas unggulan yang harus masuk jam 6 pagi dan pulang jam 2 siang, bahkan mulai kelas 5 saya ada tambahan pelajaran malam hari setiap hari di rumah guru saya, dan kelas 6 pagi mulai jam 6 pulang jam 3.30 sore dan masih ada bonus lagi malam hari di rumah guru saya. Hasilnya tak mengecewakan lah ... silakan lihat data 10 besar NEM SD tertinggi Kabupaten Bondowoso tahun 1999/2000 ... nama saya tertulis di sana ....

SMP kelas 1 masuk siang, nggak terlalu sibuk. Kecuali kalo ada kegiatan OSIS. Kelas 2 setengah tahun pertama masuk jam 6.45 tapi sering pulang sampai jam 2 siang [catatan : harusnya saya pulang jam 11.30 atau 12.30] karena ada pembibitan buat lomba MIPA atau kalau nggak acara OSIS. Dan saat kelas 3 inilah rekor terpecahkan, pagi ke sekolah jam 5.30, pulang jam 12an dan dilanjut bimbel Primagama sore harinya. Hasilnya nggak beda jauh dengan 3 tahun yang lalu, silakan ke Diknas Kab.Bondowoso, cari data 10 NEM SLTP tertinggi, dan temukan Wahyu Kurnianto di salah satu listnya ...

SMK lebih gila lagi ... mulai dari kelas 1 sampe kelas 3 sekolah mulainya jam 6.15 pagi dan diakhiri jam 2 siang ... Kelas 1 sore hari habis oleh Paskibra, SBA (Seni Baca Al Quran), SAC (Sandhy Putra Art Club) dan tidur sore ... Kalau kelas 2 porsi tidur sore lebih banyak dan hanya berkurang untuk kegiatan OSIS atau kalau lagi pengen ngerjain adek2 di Paskibra di hari selasa sore. Dan hampir mendekati rekor, tapi masih belum bisa memecahkan rekor baru adalah di kelas 3 masuk jam 6.15, pulang jam 2 siang, sore bimbel phi be ta, kerja TA, belajar buat ujian akhir [catatan : untuk yang satu ini jangan terlalu dipercaya ;)], plus pelatihan cisco academy yang kadang mbuat saya jengkel gara-gara menghabiskan waktu makan siang saya. Dan hasilnya ... liat pada list lulusan terbaik angkatan 12 SMK Telkom Sandhy Putra Malang.

Satu lagi tambahan adalah waktu PSG [catatan : PSG mirip sama PKL atau KP atau KKN] tahap pertama. Penempatan di Telkom Catel Situbondo [catatan : jarak situbondo-bondowoso adalah 33km yang biasa ditempuh 1 jam dengan kendaraan bermotor]. Jam 5.45 saya harus sudah siap di jalan raya depan rumah nunggu orang telkom situbondo yang nantinya berangkat bersama-sama ke kantor. Jadi berangkat jam 5.45 dan pulang kantor jam 4.30 dan baru tiba di rumah jam 6.00 bahkan lebih kalau naik kendaraan umum. Dan hasilnya, saya jadi punya tokoh inspirasi bagaimana saya nantinya akan menghadapi dunia kerja. Ya walaupun saat ini sama sekali belum bisa saya terapkan ... he he he

Hasil terbesar dari semua perjuangan bangun pagi itu adalah saya saat ini ... dihadapan anda, dengan segala yang saya punya dan segala yang saya rasakan ...

Menilik dari apa yang sudah saya lakukan dan saya dapatkan, saya terkadang masih tidak percaya dengan apa yang telah saya perbuat hingga berbuah hal-hal yang sama-sekali tidak terbayang sebelumnya. Hanya saja saat ini saya masih mencari-cari kemana diri saya yang dulu ?? Haruskan hanya karena kondisi ini semua perjuangan saya menjadi sia2 ?

Alvin and the Chipsmunks


Suntuk dengan ketidakrutinitas yang ada selama ini, coba menyegarkan pikiran ke DT buat nonton. Hari itu hari senin, pulang dari kuliah, nggak ada yang mau nemenin dan saya pun tidak berniat menraktir seseorang buat menemani saya nonton, jadilah saya orang teraneh se teather karena nonton sendirian ... :( [catatan : nonton adalah suatu kegiatan yang lazimnya dilakukan bersama-sama, dan rada aneh kalo nonton sendirian]

Dan mari kita review sajah ... synopsis kutipan dari 21cineplex.com :

Diangkat dari serial kartun tahun 1980an tentang kelompok musik binatang tupai dibawah pimpinan Alvin yang nakal; Simon yang tinggi dan pendiam;Theodore yang gemuk dan plin plan

Penulis lagu Dave Seville (Jason Lee) mengubah bentuk musik Alvin, Simon dan Theodore menjadi penyanyi pop yang sensasional – disaat trio tersebut menghancurkan rumah dan karir Dave, dan membuat hidup Dave kacau balau

Saya rasa sudah cukup jelas bagaimana jalan ceritanya, jadi nggak perlu di review lagi ...

Gila ... film gila ... mulai dari kemerduan 3 trio tupai yang pandai menyanyi mengalahkan AB Three dan Trio Macan maupun Trio Kwek Kwek, pokonya lagunya mantap abis ...

Kegilaan dan kekonyolan tingkah polah binatang yang aneh tapi menggelikan juga bisa jadi penyegar jiwa yang butuh tawa. Rada aneh memang liat tupai merayakan Natal pertama lengkap dengan kado dan pohon Natal, padahal tidak pernah ada perayaan natal sebelumnya di hutan. Tambah lagi ide gila mandi di dalam mesin pencuci piring juga hal yang mampu mengukir senyuman ... ;)

Yang aneh dari film ini cuma judulnya ... "Alvin and the Chipsmunks" yang kalao menurutku lebih logis kalau judulnya "Dave and the Chipsmunks" secara Alvin adalah bagian dari trio tupai penyanyi ini ...