Sunday, December 31, 2006

catatan akhir tahun ...

Sebuah catatan akhir tahun sebagai bahan perenungan dan revisi demi sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang utamanya di Tahun 2007 yang akan datang dalam beberapa saat lagi

Dalam tulisan ini, mungkin akan jadi tulisan yang panjang, karena tulisan ini adalah review beberapa peristiwa penting dalam sejarah kehidupanku di tahun 2006 he he he ...

Januari 2006
Bulan ini aku awali dengan merayakan tahun baru di tempat kost sawojajar (aku masih duduk di kelas 3 KMS Moklet) pada bulan ini aku mengalami 2 peristiwa yang gak bisa aku lupakan, paling tidak sampai saat ini. Bulan dan Tahun 2006 nggak aku awali dengan sesuatu yang meriah, lagi sibuk mempersiapkan Tugas Akhir, dan yang aku ingat bulan itu aku lagi terserang males syndrome akut jadi males mau kemana-mana.

Peristiwa pertama adalah peristiwa terhubungnya aku dengan pihak berwajib dalam hal pelanggaran hukum. Inilah saat pertama aku ditilang. Ceritanya waktu itu aku naik motor mau foto buat ijasah. Di alun-alun Kota Malang, ada lampu merah kuning hijau. Aku merasa nggak melanggar tanda di lampu lalu lintas, tapi ada polisi yang memberhentikan aku dan menyatakan aku melanggar lampu lalu lintas dan 'marga' *polisi ini kayaknya perlu sekolah lagi masa menyebut marka dengan marga ?* jalan. Pelanggarannya senilai 30 ribu untuk lampu lalu lintas dan 25 ribu untuk 'marga' jalan. Bisa dibayar di pengadilan atau bayar ditempat *Pak Polisi yang akan membayarkan dan mengurus semuanya ... polisi yang baik hati pikirku xixixi... *. Secara aku nggak mau repot, maka langsung saja bilang bayar ditempat. Maka Pak Polisi dengan senang hati menerima uang tersebut, tanpa memberikan tanda terima apapun atau surat keterangan apapun. Akhirnya sejak saat itu kepercayaan saya terhadap kepolisian menjadi hilang. Lha bayar uang kebersihan RT saja ada tanda terima, nah ini pelanggaran lalu lintas yang bisa dimaafkan dengan membayar sejumlah uang yang akan masuk kas negara masa' gak ada tanda terimanya ? masuk kas negara atau kas pribadi ? .... seharusnya iklan tanya kenapa ada dua versi satu versi seperti yang ada sekarang, dan yang kedua versi polisi yang menerima suap dan sering memalak pelanggar lalu lintas ...maafkan saya jika tulisan saya ini pedas, tapi saya juga sedikit yakin bahwa gak semua yang saya tulis bener, ada juga polisi yang jujur dan profesional.


Peristiwa kedua adalah sebuah hal yang menyakitkan sekaligus menggembirakan nantinya. Akhir Januari adalah saat pembagian raport semester V. Terkejut bukakn main saat aku mendapati angka 16 di baris peringkat kelas. Terhenyak dan terkejut mendapati angka itu. Sepanjang riwayat pendidikanku, nggak pernah ada dua angka yang bertengger di baris peringkat kelasku. Saat itu sempat pengen 'makan' dunia. Merasa dunia ini nggak adil. Aku merasa dah berusaha jujur dan berlaku fair dalam mencari nilai. Tapi mengapa hasilnya seperti ini ? Tapi seseorang menyemangatiku dan menasehati bahw yang terpenting adalah bukan mengapa kita jatuh tapi bagaimana kita bisa bangun dan berlari kembali, bukan bagaimana hasil yang kita capai tapi usaha maksimal kita dalam mencapai sesuatu itu yang paling penting. Bukannya segala sesuatu Tuhan yang menentukan ? tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin, perkara hasilnya serahkan pada yang Mahakuasa. Thanks thanxs !

Februari-Maret 2006
Dua bulan ini banyak dihabiskan untuk mengerjakan Tugas Akhir. Menyenangkan sekaligus menyesakkan. Menyenangkan saat semua sudah selesai. Menyesakkan saat itu jika harus merelakan waktu berjam-jam di depan laptop dengan rangkaian huruf dan desain yang harus segera diselesaikan. Ditambah dengan tugas sekolah yang lain, ditambah masalah dengan sponsor, ditambah dengan masalah interen kelompok yang bikin makan hati. Tapi semua alhamdulillah bisa berakhir dengan sesuatu yang menyenangkan.

Dua bulan ini juga sangat menyenangkan dimana Pak Beje (KS Moklet) tunduk pada semua kehendak Kretek12 (Forum angkatan12). Mulai dari minta pengunduran waktu ujian TA, mempermudah proses perijinan untuk pulang lebih awal untuk pengerjaan TA, hingga minta libur dengan alasan ingin pengerjaan TA tidak terganggu dengan urusan yang lain termasuk pelajaran sekolah .... he he he ...

April 2006
Diawali dengan ujian Tugas Akhir. Kelompokku dapat jadwal pertama di hari kedua. Semua sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari infocus, PC Client dan Server, Laptop, Slide persentasi, hingga kostum yang akan dipakai. Semua persiapan sudah kami lakukan sebaik mungkin. Tapi, manusia hanya bisa berencana, Kuasa Tuhanlah yang menentukan semuanya. Sore hari sebelumnya kami sudah memastikan bahwa semua sudah dalam kondisi ready to use sampai kami mengesampingkan saran guru pembimbing untuk menyiapkan back up jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi kenyataan berkata lain, pagi hari 30 menit menjelang sidang, PC server gak berfungsi, USB Mouse (dipakai di lapttop untuk presentasi) tiba-tiba mati. Gedubrak ... bahkan hingga tim penguji memasuki ruangan, server masih gak bisa diakses. Akhirnya presentasi dimulai dengan menggunakan tauchpad alhasil presentasi tersendat karena masih belum terbiasa menggunakan tauchpad. Masalah server alhamdulillah tidak menjadi masalah kerena judul TA kami, walau menyinggung masalah networking, namun karena hanya maintenance, maka saat presentasi gak butuh demo networking. Sistem Informasi yang dibuat meskipun berbasis web, namun berhubung nggak di on-line kan, maka server juga tidak dibutuhkan. Alhasil Tugas Akhir benar-benar berakhir dengan hanya beberapa revisi yang hanya merubah 3 halaman dari sekian ratus halaman yang ada.

Setelah ujian TA, yang ada adalah masa persiapan Ujian Nasional. Kadang kami sampai perlu kembali ke sekolah pada sore hari demi tambahan pelajaran. Bahkan hari minggu pun, masih harus ke sekolah demi memantapkan penguasaan materi UNAS. Alhasil kami sempat jenuh dengan masa persiapan UNAS yang terlalu lama, karena setelah ujian TA, maka pelajaran produktif sudah tidak begitu diperhatikan, yang ada hanya pelajaran yang berhubungan dengan UNAS atau Ujian Sekolah.

Gak hanya itu, bulan ini masih ada ujian sekolah, ujian praktek, dan try out UNAS. Jadi bulan ini adalah bulan tersibuk sepanjang masa sekolah. Namun kami masih juga sempat merayu kepala sekolah untuk mengijinkan libur di hari yang terjepit diantara hari libur nasional. Akhirnya sempat rehat dan mudik ke bondowoso sebelum perang utama (UNAS) digelar ...

Mei 2006
Bulan ini berlangsung perang UNAS yang kelak akan menentukan nasib dan sejarah hidupku. Mau lulus atau nggak, tergantung pada perang itu. Ujian berlangsung selama tiga hari. Ujian Bahasa Indonesia tidak terlalu sulit, namun juga tidak mudah, Matematika malah dapat dikatakan sangat mudah, sedangkan Bahasa Inggris sangat keluar dari perkiraan bahkan dapat dikatakan mendapat predikat ujian terberat. Namun semua alhamdulillah dapat kami selesaikan dan perang tersebut ditutup dengan wisata ke Bali keesokan harinya.

Saat di Bali adalah masa-masa terakhir kami bersama. Saat yang terlalu mahal untuk dilupakan. Kami harus merelakan kebersamaan kami selama 3 tahun ini akan segera berakhir, masa-masa setelah ini adalah masa-masa dimana kami harus mencari peruntungan nasib kami sendiri-sendiri.

Sebagai catatan, bulan ini adalah pertama kalinya aku keluar pulau jawa dan naik kapal laut, kesimpulannya ... gak lagi dech kalo keluar pulau naik kapal laut ...

Juni 2006
Setelah semua rangkaian kegiatan pendidikan SMK berakhir, maka masa-masa sesudahnya adalah masa penantian penentuan nasib saya selanjutnya. Masa-masa itu diisi dengan mulai mencari pekerjaan dan training untuk sertifikasi CCNA dan Oracle.

Waktu itupun tiba. Pengumuman kelulusan datang. Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Satu angkatan berhasil lulus 100% dan bukan hanya itu, nilai yang kami dapat juga sangat memuaskan. Sebanyak 80an dari kami mendapat nilai sempurna untuk Matematika dan 2 siswa mendapat nilai sempurna Bahasa Inggris. Dan untuk rata-rata nilainya semuanya diatas sembilan ! what's a surprize ... gak percuma dulu sering minta libur ...it's amazing ... :-)

Akhir bulan Juni adalah waktu melepas seragam putih abu-abu yang sering dikenakan hampir setiap hari. Saat wisuda tiba. Dan sebuha kejutan datang lagi dalam kehidupan saya. Saya jadi lulusan terbaik tahun ini. Gak menyangka karena nilai NUN saya tergolong rendah jika dibandingkan dengan teman-teman saya yang lain. Alhamdulillah ... gak ada sesuatu uyang sia-sia, dan janji Allah adalah tepat !

Juli 2006
Setelah wisuda nasib masih belum jelas karena belum dapat pekerjaan. Namun TUhan tidak ingin saya terlalu lama berada dalam ketidak pastian. Awal Juli saya dipanggil untuk wawancara dan menjalani serangkaian test oleh perusahaan tempat saya bekerja sekarang. Semua berjalan seperti mimpi saat itu, dimana saya banyak diberi kemudahan dan kelancaran.

Bulan Juli terus melaju dan saya lalui dengan berharap-harap cemas pada perusahaan tersebut karena hingga akhir bulan belum juga ada kepastian mengenai nasib saya. Masa itu banyak saya habiskan dengan bersenang-senang di Bondowoso.

Agustus 2006
Belum ada pengumuman juga dari perusahaan, hingga mendekati pertengahan Agustus saya menerima panggilan untuk segera berangkat ke Cikarang dan memulai segalanya disana.

September 2006
Mulai kerja shift. Mulanya biasa saja tapi kok lama kelamaan berat juga ya ? hanya waktu yang bisa menjawab karena semuanya baru saja dimulai, gak baik memuntahkan makanan yang belum dikunyah ... *sebuah ungkapan baru karya saya sendiri ... xixixixixixiixiiii*

Oktober 2006
Mulai merasakan kejenuhan, namun terhibur dengan bulan Ramadhan dan mudik lebaran. Walaupun sempat depresi saat menerima banyak kejutan akhir bulan.

November 2006
Masa-masa sulit untuk mecoba selalu kuat bertahan terhadap segala hal yang masih belum sepenuhnya bisa aku laksanakan dengan penuh keikhlasan. Harapku semoga segalanya segera berakhir.

Desember 2006
Diawali dengan hilangnya HP dan beberapa barang lainnya. Dan bulan ini adalah bulan yang cukup produktif buat saya mengisi blog dengan tulisan yang gak penting dan membosankan. Bulan ini juga bulan dimana aku resmi menjadi seorang mahasiswa di sebuah universitas swasta di Jakarta.

Sudah akh ... capek saya, sudah nggak ada ide lagi mau nulis apa. Selanjutnya review apa yang aku rasa, lihat, dan dengar akan insyaAllah terupdate di blog ini.

Saturday, December 30, 2006

tanya kenapa ...

Lihat foto disamping jadi inget suasana Idul Adha ala moklet. Foto ini diambil saat sholat Idul Adha dua tahun yang lalu. Saat itu aku kelas dua. Dan kalo nggak salah inget, waktu hari itu aku cuma sholat Ied aja paginya terus siangnya langsung cabut ke Bondowoso.

Lumayan pengalaman pertama sholat Ied sendiri tanpa keluarga, bukannya tanpa keluarga, tapi dengan keluarga yang berbeda. Saat itu dengan keluarga besar SMK Telkom, keluarga yang aku anggap keluarga keduaku.

Sebenarnya saat aku sekolah, aku dua kali sholat ied di sekolah, waktu kelas 2 dan kelas 3, keduanya sholat Idul Adha. Waktu kelas 1 waktunya berbarengan dengan libur semester jadi sholat di kampung masing-masing. Tapi aku baru sadar dah 3 tahun berturut-turut aku nggak sholat Idul Adha di rumah, malah dah 4 kali dengan sholat Idul Adha besok.

Cerita lucu dan memalukan, saat setahun yang lalu aku sholat Ied di sekolah. Waktu malam takbiran bukannya takbiran tapi malah jalan-jalan keliling sawojajar. Diajak Wawan ke masjid atau ke sekolah buat takbiran malah gak mau. Akhirnya malam berlalu untuk kemudian sholat ied keesokan harinya. Sholat Ied biasa saja, tapi cukup menyenangkan karena aku berada di tengah-tengah keluarga besar keduaku. Tapi ada peristiwa tragis siang harinya. Aku keliling sawojajar buat cari makan siang dan hasilnya .... aku kelaparan gara-gara gak ada warung yang buka. Tukang Pangsit yang biasa sering mondar-mandir juga nggak lewat sampai akhirnya aku terdampar kelaparan dan baru makan malam harinya. Beruntung malam hari aku masih dapat jatah makan di tempat kost, jadi Alhamdulillah gak kelaparan lagi .... xiixixixixii .... Saking paniknya sampai-sampai aku nggak inget kalo gak jauh dari tempat kostku ada Oom-ku yang bisa aku jarah makanannya ....

Tapi sekarang situasinya berbeda. Saat di Cikarang, semuanya berubah. Benar-benar berbeda. banyak hal yang hilang dari diriku. Suasana kedamaian malam takbir yang harus berganti dengan deringan telepon yang sama-sekali tidak mengisyaratkan tanda-tanda kebaikan. Cape ... de ...

Terlalu mahal hal ini untuk ditukar dengan sejumlah uang lembur, apalagi kalau gak ditukar dengan apa-apa xixixiiixixi .... Tapi lebih jauh dari itu, bahkan suasana hari besar sama sekali tidak aku rasakan di ruangan ini. Besok adalah Idul Adha, tapi sekarang dari tempat dimana aku menuliskan tulisan ini sama sekali tidak terdengar suara gema takbir. Besok sholat Ied, tapi aku nggak merasakan apa yang aku rasakan jika akan sholat Ied seperti biasanya. Mau tahun baru, mau natal, mau Idul Adha, semuanya gak ada bedanya.

Apakah semua hanya sebatas itu ? salah kalo cuma itu, coba lihat yang lain ... apakah Idul Adha hanya sebatas sholat Ied ? Apakah Idul Fitri hanya sebatas saling memaafkan ? apakah Tahun baru hanya sebatas pergantian tahun ? Kacian dech ... buat yang pekerja shift yang gak bisa mendapatkan itu semua. Bagi mereka setiap hari dijadikan sama saja, gak akan ada hari besar, gak akan ada libur menyambut perayaan keagamaan. Gak akan ada itu semua. Mengapa sebuah perusahaan harus memberikan service 24 jam ? apakah kehilangan banyak momment penting bisa digantikan dengan sejumlah uang Over Time ?

Kok bisa ? Mengapa ? Tanya kenapa ....

Friday, December 29, 2006

congratulation ....


Congratulation 4 our company and our affiliantes. Congratulation 4 CSM and Tigatra. Selamat dan sukses selalu !

Selamat karena gempa Taiwan tidak melumpuhkan roda kedua perusahaan ini. Walaupun sempat tersendat, namun berkat kegigihan engineer team dan support team yang tak kenal lelah *hiperbola banget ... perasaan kalo ada lomba males, salah satu karyawan disini bakal jadi pemenang dech ... * maka masalah gempa Taiwan yang memakan banyak korban, tidak berhasil membunuh kami.

Beruntung bukan aku yang dinas saat gempa memutuskan salah satu link internet internasional di Taiwan tersebut. Beruntung karena bukan aku yang melayani keluhan dan amukan pelanggan yang kadang membabi buta. Tapi menurut salah satu rekan yang bertugas kejadian tidak berlangsung lama, koneksi internasional langsung naik kembali walaupun masih tersendat. Maklum, jalur yang digunakan masih belajar berjalan dulu sebelum nanti bisa berlari kencang. Ditambah beban berat yang harus dibawa karena semua data (beban network) harus dibawa sang penyelamat.

Berhubung koneksi CSM yang dipakai 3G-Net langsung konek ke Tier-1 International Backbone, maka saat terjadi gempa, yang menyebabkan putusnya jalur, maka sistem langsung mereroute ke jalur lain sehingga koneksi bisa stabil kembali cuma dalam hitungan jam. Info terbaru dari team engineer, ternyata backbone kami masih pake kabel laut dan satelit hanya back up, Mohon maaf jika saya kemarin salah dalam memberikan informasi kepada pelanggan.

happy birthday bro !



Thursday, December 28, 2006

tragedi malam 28 ....

Semalam benar-benar puncak kekesalanku selama ini. Ini masih berkaitan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya yang sudah jadi bulan-bulanan aku ... cape de ...

26 Desember 2006

08.00 : Pulang kantor
Kok sudah pulang seeh ? yang bener donk ... mau kerja nggak seeh ? masa baru datang dah pulang ? majibut tau rasa loe ...
Enak aja ... ini bukan baru datang, semalam dah begadang jagain telepon

08.30 : Sarapan pagi
Ngapain seeh pake sarapan pagi segala ? bukannya dah ngantuk banget ? masa mau makan sambil tidur ? salah masukin nasi ke hidung atau ke mata malah berabe ... apalagi kalo abis makan langsung tidur, nggak baik buat percernaan bro !
Mau salah sasaran atau apapun namanya, yang namanya makan, gak pernag meleset, semuanya tepat sasaran. Kata dr. Parmind, sarapan baik buat perkembangan otak, gak sarapan bisa merusak otak. Mau otak jadi rusak gara-gara perkara sepele gak sarapan ?

09.00 : Tidur pagi
Hei ... ! pagi-pagi tu dipake buat kerja ! bukan malah tidur ! lihat diluar sono, jalanan rame, orang-orang beraktivitas semua ... hanya pemalas yang tidur dipagi hari ! DASAR PEMALAS !
Enak aja pemalas ! neeh kan gara-gara semalam begadang, kerja bro ! sementara mengikhlaskan diri buat jadi manusia malam, kalo mau aku gak tidur pagi, malam aku harus tidur. Kalau aku tidur, mau majibut ?!?
Terserah dech ... tapi yang namanya malam, dicipta buat istirahat, bukan buat kerja, men-dzolim-i waktu itu namanya ...
he he he ...

14.00 : Sholat Dhuhur
Hei ! ayo bangun, dasar pemalas, ayam aja nggak mau tidur pagi, apalagi sampe siang. Ayo bangun, waktunya menghadap Tuhanmu ... Sholat sono ....
Akh ... masih ngantuk neeh
Ayo bangun ! mau namamu tertulis di pintu neraka ?
Ya dech .... :(

14.15 : Take A Nap
Hei ... mau kemana ? dasar pemalas kuadrat ! belum cukup tidur pagi yang tadi ?
Ikh ... syirik aja loe ! ini kan tidur siang, habisnya badan capek, mata ngantuk, gak ada kerjaan .. trus mau ngapain ?

17.00 : Refresh and Pray
Si dia gak command lagi ... dah cape kali ya ... xixixixiiii
Bangun ah ... gak baik kelamaan tidur, besok kan libur ... tidurnya dilanjutin besok aja ya ... ;;) tapi kok gelap ya ? mati listrik kali ... sudah lah ... mau diapain lagi siapin lilin aja, ntar kalo masih gelap kan bisa nyalain lilin ... hhuuu romantis ;)

19.00 : Candle light Dinner
Apanya yang candle light dinner, lamp light dinner kali ... kan lampu dah nyala ...
Karepku ta ... mau nyebut makan malam ini apaan ... tapi gak romantis, soalnya sama mas Iwan, masa jeruk makan jeruk ...

21.00 : Watching Movie
Film apaan yang kamu tonton ? gak menarik tau ! masak cowok nonton filem drama ? gak seru lagi !
Terserah, kalo cewek nonton filem action gak ada yang protes to ?! dasar cerewet ! lagian aku kan sama baca buku yang dikasih *dipinjami* mas Iwan bagus dech ... kamu mesti baca biar bisa jaga hati *judulnya jagalah hati by Aa Gym*

24.00 : REP
Kamu mau mati ? kok Rest in Peace seeh ?
Rest=Istirahat, In=Dengan, Peace=Tenang maka artinya istirahat dengan tenang kan ? kan kalo tidur malam namanya juga istirahat, kalo tenang dan nyenyak gak ada salahnya disebut istirahat dengan tenang .. open mind bro ! zzzz.... zzzz.zzzz

27 Desember 2006

05.00 : Morning Activity
Tumben dah bangun ... kan semalam tidurnya dan dini hari ... seharusnya kamu bangun agak siangan, kamu juga libur kan ? tidur aja lagi !
Enak aja, semalas-malasnya aku, kalo bisa bangun pagi mengapa mesti bangun siang ? waktunya dapat siraman rohani neeh ... terus sarapan pagi, laper banget semalam ... *siang kemaren gak makan*

07.30 : Sleep ... *again ????
Aduh ! mau tidur lagi ? bangun bro ! kan dah dikasih tau, pagi itu diciptakan buat mengejar dunia bukan mengejar mimpi !
Tau ah ! males ... gak ada kerjaan, mau setrika ntar aja agak siangan, nanti aku bangun agak siangan, terus setrika, terus ngelanjutin baca buku kemaren. Aku gak mau kelamaan tidur, takut nanti malem aku gak bisa tidur gara2 kelamaan tidur ...

12.00 : &^*^*W$##)^
Hayo bangun, laksanakan apa yang kamu rencanakan !
Masih pagi neeh ... *saking gak sadarnya aku ngerasa saat itu seolah masih jam 5 pagi* Kamu tahu kan kalo aku kerja sehari 12 jam, jadi wajar donk kalo aku balas dendam gini ... orang itu normalnya aktivitas sehari 8 jam, kalo dah 12 jam berarti dah OD, maka perlu istirahat ekstra !

14.30 : Akhiri istirahatmu !
Sudah ... sudah ... ayo bangun ! mau kerjaan numpuk ???!!!???
OK ... semua akan berjalan sebagai mana biasanya ;)

19.00 : Dinner
Gitu donk jangan tidur terus ...
:D kan aku seorang anak yang rajin, cerdas, tampan dan tidak sombong ... :p

21.30 : Ready to go ...
Mau kemana ?
Tidur donk ! besok masuk pagi, jadi mesti fit donk kondisi ! gak lihat aku dah minum obat tidur ?
OK ... have a nice dream ...

22.30 : tragedy began
Kok sudah bangun ? masih malem, belum pagi ... ntar aku bangunin dech buat sholat malam, nanti kamu tidur lagi terus bangun lagi buat sholat shubuh ...
Enak aja, ni bangun sendiri, siapa juga yang mau tidur terganggu ?
Sholat aja dulu sono ! dari pada nggelibek gak jelas gitu ! minum lagi aja obat tidurnya, nanti setelah sholat obatnya pasti dah bisa bekerja ...
OK nurut mode ON

28 Desember 2006

01.00 : mulai gelisah ...
Kok masih belum tidur ? mikir sesuatu ya ?
Tepat ! aku mikir kok dan satu jam lebih obat tidurnya gak berasa ya ?
Sudah pejamkan mata aja ... nanti kan tertidur sendiri ...

02.00 : angry Mode ON
Belum tidur juga ?
Dah tau nanya ! iseng ngecek saldo ah ... kali aja gajiku dah masuk ... dan ternyata benar ! gaji dah masuk tapi kok gapok aja ya ? tanya kenapa ...
Mata ini kok gak ngantuk-ngantuk juga ya ?!!? sebel dech !!!

03.00 : sahur yuukkk
Gak ada gunanya nggerutu terus gara-gara gak bisa tidur ... mending sahur aja ! hari ini kamis kan ? gak ada salahnya puasa
Sapa yang nggerutu ? sebel banget dah berapa jam neeh waktu ku terbuang percuma dan sia-sia ! oarang lain sedang tidur nyenyak neeh malah gak bisa tidur ! Puasa ? boleh dech ... :)

04.00 : Masih terjaga juga ?
Gak usah tidur lagi dech ! tu suara orang ngaji di masjid dah kedengaran kan ?
Enak aja ... aku kerja besok ! mau aku dimarahain bos gara-gara tidur di kantor !

04.30 : akhirnya ...
hei ... bangun ... suara adzan tuch !
zzzz...zzzz...zzzz.zzz.z..zzz

07.15 : wake up boy !
gak sholat shubuh ?
astagfirullah ! jam 7.15 ? cape de ...

Akhirnya kejadian ini saya nobatkan sebagai tragedi yang menyebalkan. Bagaimana tidak ? 5 jam waktu terbuang sia-sia ! bukan masalah gak bisa tidurnya, tapi masalah pada waktu yang terbuang percuma ! waktu yang sia-sia ! ditambah sholat yang gak terbuang ... Ampuni saya ALLAH ...

When it will be end ?

Tuesday, December 26, 2006

up date terbaru sebelum tutup tahun ...

Sebelumnya, sudahkah anda siap dengan multivitamin atau obat kuat lainnya ? karena tulisan saya kali ini akan panjang banget dan menuntut tenaga ekstra sebelum anda selesai membaca dan akhirnya akan menghabiskan sisa tenaga anda setelah selesai membacanya. Buat yang lagi males baca, sebaiknya jangan mencoba untuk meneruskan membaca tulisan saya ini sebelum ada menyesal karena telah melewatkan hal yang penting dalam hidup anda ... *artinya, kalo nggak mau baca di pojok kanan atas ada icon x, klik aja atau tekan alt+F4 untuk menutup jendela ini*

Hari ini sudah seminggu lho aku pake kacamata pemberian kantor dari dana kesehatan tahunan. Lumayan lah, kini mataku tidak lagi tertusuk oleh tajamnya sinar jahat dari benda yang tiap hari aku pandang dan aku sayang *gak tiap hari seeh ... tiap kali masuk kantor lebih tepatnya* Kalo menurutku, aku lebih terlihat cakep dengan kacamata, ya walau tanpa kacamata aku akan tetap terlihat tampan dan sedap dipandang mata *narsis mode ON*

Selepas peristiwa ini, sampai sekarang aku masih terombang ambing gak jelas dan gak karuan. Segalanya masih belum stabil. Ternyata si dia telah mengambil begitu banyak hal dariku. Ditambah dengan APBN yang harus direvisi dan disesuaikan dengan kondisi pemasukan anggaran yang tidak ada perubahan namun permintaan akan kebutuhan primer dan pinjaman yang jatuh tempo yang harus segera diselesaikan semakin memperkeruh keadaan. Cape de .... Tapi kata ibuku tersayang, hidup kaya air yang mengalir saja, jalani apa yang ada di depan mata, gak perlu terlalu dipusingkan. Sudahlah lupakan gak penting banget hal ini dibicarakan dan menjadi konsumsi publik ...

Oia, akhirnya aku jatuh sakit juga, setelah sekian lama kuharapkan kedatangannya *hayah ngomong opo to ... masak sakit diharapkan ... becanda kok ... pisss* Memang benar jika seseorang bukan jatuh karena pukulan ke seratus, tapi dia jatuh sebagai akumulasi dari 99 pukulan sebelumnya. Awalnya gak berasa, tapi setelah menggunung, akhirnya waktu panen dimulai ... pusing, mual, sakit perut, perut kaku, diare, males, capek, gak bisa bangun ... akhirnya peristiwa ini berujung di klinik depan kantor yang murah meriah.

Diagnosa dokter, katanya banyak racun yang menempel di ususku, jadi itu yang buat jadi sakit perut. Salah satu racunnya katanya seeh minyak ... *uh ... emang aku peminum minyak ? tapi minyak memang jahat...* tapi memang dokter lebih tau dari apa yang sekedar aku rasakan. Alhamdulillah penyakit yang aku takutkan yang dulu telah memaksa aku harus berbaring 10 hari tidak kambuh. Tapi dokter juga meng-iya-kan kalo sakit kali ini gara-gara kecapean. Kerja sehari 12 jam ditambah harus masuk malam pula dengan porsi kerja yang sama menjadi bukti yang memberatkan dalam kasus ini.

Tapi jawaban dokter benar-benar tidak membuatku tersenyum "Masak gara-gara sakit terus gak kerja ?" aku langsung terdiam, dalam hati berkata "Masak gara-gara kerja mesti sakit ?" Padahal aku berharap dokter itu terperanjat mendengar sistem kerja yang mirip kerja rodi ditambah dengan kemampuan fisikku yang gak seberapa ini sehingga dokter tidak merekomendasikanku untuk kerja shift demi alasan kesehatan. Ya sudahlah lupakan ! setelah dokter itu memaksaku minum beberapa obat dan menelan beberapa butir obat sebelum dan sesudah makan selama hampir 3 hari, kini aku sehat kembali dan aku berharap akan tetap sehat selalu. Ya walau aku jadi agak kurusan belakangan ini. Sudah kurus, bertambah kurus kuadrat dech badan ini ....

Saat ini hari terakhir aku masuk di malam, sebelum libur 2 hari lalu masuk pagi lagi alias memulai periode shift lagi. cape de ... pikiranku saat ini kacau balau. Menjadi bulan dan bintang bagi seorang manusia yang seharusnya menjadi matahari ternyata begitu menyiksa. Tapi kalo dicoba dipikir-pikir lagi masa kudu menyerah dengan keadaan ini ? mau jadi pengecut ? tapi masa gak mau cari perbaikan ? tau akh ... pusing saya memikirkannya jelasnya saya seeh cuma pengen jadi orang seperti kebanyakan orang normal yang lain. Bisa weekend, bisa bilang makasih saat pengamen di bis kota saat jam pulang kantor bilang selamat istirahat *biasanya saya bilang : enak aja istirahat, ini malah baru mulai kerja ...., bisa bangun pagi dan tidur malam dengan teratur ... semoga hal ini segera bisa terwujud ... amin

Tapi aku terhibur banget setelah nonton Harry Potter sama buka-buka halaman ini. Isinya lucu, menghibur, pas banget buat aku yang lagi gak karuan. Kenal sama orangnya seeh sebatas telepon dengan sapaan "Hallo #%&" kalo ketemu langsung paling ya cuma sekilas, ngomong langsung bahkan tidak pernah *dasar payah saya ini ...

Saat ini saya masih memendam harapan saya akan mendengarkan ada orang berkata hal-hal dibawah ini kepada saya :
~ Wahyu, kamu mulai sekarang akan dinas non shift, konsekwensinya, gaji kamu cuma gaji pokok sama transport aja, soalnya kamu kan gak lembur lagi .... Makasih pak, gak papa dech yang penting saya bisa kembali hidup sebagai manusia ;)
~ Sodara Wahyu selamat bergabung dengan kami di T********, ini ID card-nya bisa dipake buat kartu kredit juga lho ... Bagian terakhir (baca : kartu kredit) gak penting yang penting dibagian awalnya (baca : t******** ) ;)
~ Pak Wahyu, nanti ruang kerjanya di lantai 10, disebelah ruang Administrasi, mejanya tepat di deket jendela yang menghadap jalan raya. Tempat kerja ini telah saya impikan sejak lama, kerja di gedung berlantai banyak, dan bisa melihat pemandangan kota dari ketinggian

Satu hal lagi yang gak kalah penting, kini aku berstatus mahasiswa. Kalau ada pendataan penduduk yang harus mencantumkan pekerjaan, pilih mahasiswa atau karyawan swasta ya ? ada ide ? Aku dah daftar di Budi Luhur di Fakultas Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi. Entah bagaimana aku harus menyesuaikan jadwal kuliah dengan jadwal kantor, yang jelas aku nggak pengen makan gaji buta gara-gara kelamaan tidur di kantor gara-gara kecapekan kuliah atau mesti kerja gak kenal waktu demi mengejar waktu kuliah. Seandainya aku bisa kerja non shift ... pasti lain ceritanya ...

kok bisa ya ????

Maafkan saya jika tulisan saya ini nyerempet sama hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas nasional bangsa dan negara ini. Tapi ini hanya sekedar sesuatu yang sedikit mengganggu pikiran saya belakangan ini seputar kejadian yang saat ini masih hangat dibicarakan.

Kalau dilihat disini mengikuti upacara perayaan natal bersama bagi seorang muslim adalah haram hukumnya. Tapi bagaimana jika sekedar mengucapkan selamat ? kenapa hal ini jadi aneh karena saya dengar melalui radio ini bahwa menteri agama yang notabene beragama Islam telah mengungkapkan hal tersebut dan parahnya lagi perwakilan MUI juga telah melakukan hal yang sama. Padahal fatwa tersebut dikeluarkan oleh lembaga tertinggi ummat Islam negeri ini. Kok pagar makan tanaman ????? alasan politik kah ? sekedar menjaga kerukunan beragama kah ? perintah atasan kah ? tapi saya rasa sebuah akidah dan kepercayaan itu nggak bisa ditukar dengan apapun dan dengan alasan apapun. Iman dan akidah terlalu mahal jika ditukar dengan apapun, bahkan dengan semua isi jagad raya sekalipun.

Sekarang apa bedanya mengucapkan selamat dengan ikut merayakan ? bukannya mengucapkan selamat berarti setuju dengan apa yang berkaitan dengan hal tersebut kan ? gampang saja, saat kita mengucapkan selamat ulang tahun buat rekan kita berarti kita juga telah mengakui bahwa rekan kita tersebut telah berulang tahun kan ?

Mengapa dilarang saya rasa sudah cukup jelas disini. Secara singkatnya, kalo urusan akidah dan kepercayaan itu gak bisa dicampuradukkan dalam kepercayaan ummat muslim. Natal seperti yang saya tahu adalah peringatan lahirnya Tuhan Yesus Sang Juru Selamat, salah satu unsur trinitas dalam kepercayaan nasrani yang sekaligus merupakan indikasi dari kemusyrikan dan kekafiran jika diimani (baca : diakui kebenarannya dengan mengakui kelahirannya) oleh ummat Islam.

Natal juga berbeda dengan Idul Fitri, Natal mengandung unsur teologis yang kurang pas dengan ajaran Islam, sedangkan Idul Fitri sama sekali tidak mengandung konsekwensi untuk mengakui akidah yang diimani ummat Islam. Selamat IDul Fitri berarti selamat atas kemenangan setelah melalui bulan Ramadhan.

Kesimpulan sederhananya, mengapa ummat nasrani tidak ada yang mengucapkan selamat maulid Nabi Muhammad ? atau selamat merayakan Isro' dan Mi'raj ? atau selamat Idul Adha ? .... ya semua kembali pada hal tadi, jika memberi ucapan selamat atas peristiwa tersebut, berarti telah mengakui akan hal-hal tersebut beserta sejarah dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Memberi ucapan selamat berarti mengakui Muhammad Rasulullah, percaya atas peristiwa Isro' Mi'raj sebagai bukti kenabian serta percaya dengan hal yang tertulis dalam Al Qur'an mengenai Idul Adha. Saya rasa hal-hal tersebut diatas adalah hal yang menyangkut akidah ummat Islam yang mungkin tidak sesuai dengan kepercayaan ummat agama lain.

Tiap pribadi pasti memiliki persepsi yang berbeda dengan hal ini, tapi yang saya tahu, sejauh kita bisa menjaga persaudaraan dan menghormati akidah dan kepercayaan kita masing masing, maka tidak akan ada perpecahan. Dan kalau dalam urusan beragama, biarlah itu menjadi urusan pribadi masing-masing. Bagiku agamaku dan bagimu agamamu.

Mohon maaf jika ada pihak yang tidak berkenan dengan tulisan saya ini. Saya hanya mencoba belajar mengungkapkan kebenaran yang saya imani. Sekali lagi saya mohon maaf ....